The
Power Of Deadline
Sudah
berhari-hari aku ingin menulis tentang ini. Namun baru malam ini tarian
jemariku di atas keyboard berkesampatan untuk menulisnya. Judul tulisanku ini
mungkin sudah pasaran, dalam arti sudah banyak yang mendengar istilah itu, the
power of deadline. Ada bahasa yang lebih familiar lagi yaitu the power of
kepepet.
Berbicara
tentang deadline, aku yakin kita pernah mengalami yang namanya dikejar
deadline. Misalkan, ketika kita masih SMP atau SMA ada guru yang memberikan PR
yang harus dikumpulkan tanggal sekian jam sekian. Ini yang namanya deadline.
Begitupun halnya dengan mahasiswa. Deadline bagi mereka adalah tanggal yang
ditentukan oleh dosen bagi mereka untuk mengumpulkan makalah dan tugas-tugas
lainnya.
Oke,
kembali ke judul. Kebanyakan di antara kita beranggapan bahwa inspirasi akan
bermunculan saat kita sudah didekat deadline. Misalkan besok pagi deadline,
malam ini lembur. Padahal ada masa tenggang satu minggu untuk mengerjakan. Nah,
apakah pernyataan the power of deadline itu benar? Apakah deadline itu
benar-benar memiliki power? Menurutku tidak sepenuhnya. Sebenarnya, power itu
muncul ketika kita fokus. Inspirasi itu muncul ketika kita fokus. Ketika kita
merasa deadline sudah dekat, kita tidak lagi memikirkan yang lain. Yang ada di
hati dan pikiran kita adalah menyelesaikan apa yang ada. Inilah sebenarnya
letak power. Bukan pada deadline-nya. Walaupun deadline masih jauh, apabila
kita mau memfokuskan pikiran, Insyaallah selesai. Jadi, ada baiknya kita selalu
merasa dekat dengan deadline agar tugas apapun itu cepat selesai.
Trenggalek, 2 Oktober
2014
Tulisan yang menarik. Salam!
BalasHapusTerima kasih...
BalasHapus