Entri Populer

Sabtu, 27 Desember 2014

DIARY CINTA SANG BIDADARI
Karya Ni’matul Khoiriyyah

Suamiku, saat pertama kumelihatmu
Sayup kerinduan kian mendera
Aku selalu rindu dan rindu akan pertemuan berikutnya

Saat kau datang meminang
Butiran mutiara mengalir dari kelopak mataku
Bahagia menyapa, luka lama telah sirna
Suamiku, saat akad terucap dari lisanmu
Sungguh surga dunia kurasa karena hadirmu
Kau bawa aku arungi samudra tuk raih ridho Ilahi
Dengan bahtera cinta yang kau nahkodai
Jika badai menerpa, semakin erat kau genggam hatiku
Bila panas dingin menyapa, kau naungi aku dengan kasihmu
Suamiku, tahukah kamu betapa dalam rasa cintaku
Tahukah kamu betapa ingin kumenjadi bidadarimu
Hadirmu sungguh tak kusangka
Cintamu sungguh tak kuduga
Memeluk mesra hati kecilku
Suamiku, inilah diari cintaku
Terukir indah namamu di dalamnya
Memenuhi setiap lembar demi lembar
Waktu demi waktu
Kaulah, penghubung antara aku dengan Tuhanku
Trenggalek, 21-12-2014

Minggu, 21 Desember 2014

Jangan takut, sayang....

Jangan takut, sayang....
Kalau kita tak pernah jatuh, kita tak pernah bangkit...
Senyumlah, sayang...

Senyummu adalah kekuatan yang tak semua orang memiliki kala ia terluka 
Bersyukurlah, sayang...
karena rasa syukur itu akan menjelma menjadi kebahagiaan yang tiada tara 
Hujan itu, sayang....
Hujan itu bukan di sana, tapi di sini.... di hati ini...
Menarilah, sayang...
Menarilah di bawah hujan, sesungguhnya ia hanya mengikuti titah Ilahi Robbi 
Sakit itu, sayang...
Sakitnya memang di sini, namun ada cinta yang lebih besar kan mengobati...
Bahagia itu, sayang...
hanya milik yang bersyukur... hanya milik yang husnudhon...
Bahagia itu, sayang... milik yang ikhlas....
Bismillah.... belajar menjadi wanita yang hatinya sekuat baja, setegar karang yang tak bergeming dihempas badai...
Karena sandaran terkuatnya tak lain adalah Sang Maha Cinta 
Hammasah, sayang...